Vibes Pemilu di Akfar Surabaya

Dibuat oleh admin pada tanggal 17 April 2023, 04:25:05

Penulis: Uswatun Hasanah. 21 Maret 2023

Tidak asing bagi para pembaca jika mendengar kata ‘kampanye’, bukan? Iya, suasana dan keadaan kampanye juga tidak akan luput dari setiap institusi atau universitas termasuk di Akademi Farmasi Surabaya.

Universitas atau institusi atau lembaga pendidikan tinggi bisa dibilang adalah miniatur atau sebuah negara versi mini. Mengingat semakin dekatnya pemilihan presiden dan wakil presiden tahun 2024, kampanye serta panitia pemilu mulai berkerja dan mendata semua warga untuk memilih paslon yang akan mendaftar tahun depan. Sama halnya juga yang terjadi dalam tingkat pendidikan tinggi. Pemilu dan kampanye juga akan berlangsung saat suara dari ‘rakyat’ kampus dibutuhkan oleh paslon yang ingin memimpin dalam satu periode kedepan di suatu organisasi seperti BEM

Akfar Surabaya. Tentu saja akfar juga tidak luput dari julukan miniatur negara tersebut karena pada saat ini, Akfar Surabaya sedang melaksanakan kegiatan pemilu untuk pemilihan Presiden BEM dan Wakil Presiden BEM untuk periode yang akan datang.

Meskipun farmasi dikenal dengan memiliki tingkat kesulitan jurusan yang tinggi, tidak menutup kemungkinan untuk aktif di berbagai organisasi termasuk salah satunya di DPM dan BEM. Kali ini, kampanye dilakukan untuk pemilihan ketua umum alias Presiden BEM.

BEM merupakan istilah atau kepanjangan dari Badan Eksekutif Mahasiswa yang merupakan salah satu organisasi internal kampus. Akademi Farmasi Surabaya juga mendukung penuh organisasi tersebut. BEM terdiri dari mahasiwa yang aktif serta memiliki inisiatif yang tinggi dalam berorganisasi. Jelas Akfar akan menyediakan dan menampung inisiatif para mahasiswa sehingga dikemas dengan baik melalui organisasi BEM.

Pemilihan Presiden BEM (Presbem) dan Wakil Presiden BEM (Wapresbem) dilaksanakan setiap setahun sekali. Pemilihan presbem dan wapresbem dilaksanakan dengan cara pemilihan suara lewat website yang sudah disediakan oleh panitia.

Keberhasilan acara pemilu ini juga tidak luput dari kerjasama tim KPU yang dipimpin oleh Jonathan Imanuel. Seperti pada umunya, KPU merupakan singkatan dari Komisi Pemilihan Umum. Tugas dari KPU tersebut adalah untuk melancarkan dan menjamin bahwa dalam pemilihan nanti, tidak akan ada yang mencurangi atau memanipulasi data suara dari voting yang sudah dilaksanakan. Jonathan selaku ketua KPU juga mengungkapkan bahwa ini adalah pengalam baru bagi dirinya dan juga teman-teman panitia lainnya. Kesulitan tentang waktu dan lain sebagainya juga perlu mereka hadapi dan berhasil dilalui.

Selain itu, pasangan paslon yang sudah terpilih dan resmi menjadi paslon presbem dan wapresbem juga melakukan kampanye dalam kampus. Mereka melakukan kampanye dengan berbagai cara. Seperti menyatakan visi dan misi mereka kepada masyarakat kampus, meyakinkan masyarakat kampus bahwa mereka akan menjadikan Akfar menjadi lebih baik, dan sebagainya.

Persaingan antar paslon juga tidak kalah sengit. Dengan terpilihnya 4 pasangan paslon menunjukkan bahwa mahasiswa Akfar Surabaya tidak surut dalam inisiatif berorganisasi meskipun sedang berkecimpung dalam jurusan yang dikenal sulit. Pemilihan yang disediakan oleh panitia KPU untuk memilih paslon presbem dan wapresbem menggunakan website dengan cara memasukkan database para mahasiswa dan dosen untuk menggunakan hak suaranya. Maka bisa dipastikan bahwa setiap orang hanya bisa menggunakan suaranya 1 kali untuk memilih paslon yang mereka dukung. Hal ini juga membuktikan bahwa meskipun berada di jurusan farmasi, Akfar Surabaya tidak menutup mata tentang majunya era zaman sekarang.